Bak Inspeksi Plastik (Plastic Inspection Chamber) digunakan untuk menghubungkan instalasi pembuangan air hujan atau limbah, dan/atau untuk mengubah arah aliran saluran. Bagian ujung yang berada di permukaan tanah memungkinkan masuknya peralatan pembersih, inspeksi, serta uji coba, sekaligus memudahkan pembuangan kotoran atau endapan.
Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai jenis pipa drainase plastik telah banyak digunakan pada sistem saluran limbah di bidang teknik perkotaan maupun konstruksi bangunan. Dengan keunggulan seperti bobot ringan, ketahanan kebocoran yang baik, serta kemudahan dalam pemasangan, bak inspeksi plastik semakin diakui dan digunakan secara luas.
Selain itu, produk ini juga mampu mengatasi masalah kebocoran pada jaringan pipa drainase yang biasanya disebabkan oleh ketidaksesuaian koefisien deformasi antara sambungan pipa plastik tradisional dengan bak inspeksi dari bata atau beton. Bak inspeksi plastik memungkinkan pelaksanaan konstruksi sistem drainase perkotaan dan bangunan secara prefabrikasi, sehingga mewujudkan konsep integrasi konstruksi drainase yang sesungguhnya.
Produk ini terutama diaplikasikan pada sistem pembuangan limbah di bidang teknik perkotaan (municipal engineering) dan konstruksi bangunan.
Digunakan untuk perencanaan, konstruksi, dan pemeliharaan proyek bak inspeksi plastik, dengan pipa terhubung berdiameter luar tidak lebih dari 1000 mm dan kedalaman tanam tidak lebih dari 8 m. Area penerapannya meliputi bangunan (perumahan, gedung publik, kawasan pabrik, dll.), proyek kota dan desa, kawasan industri, serta rekonstruksi kota.
Dapat digunakan pada kondisi tanah umum, tanah lunak, tanah beku musiman, dan tanah loess yang mudah runtuh.
Dapat digunakan di wilayah dengan intensitas gempa tidak lebih dari 9 skala.
Dapat diaplikasikan pada proyek drainase perusahaan dengan tingkat polusi tinggi, seperti industri kimia dan farmasi.
Untuk daerah dengan keterbatasan air, bak inspeksi plastik dapat dimanfaatkan sebagai penampung air untuk mengumpulkan serta memanfaatkan sumber air hujan.
Bak Inspeksi Plastik terdiri dari badan bak, pipa vertikal (riser), rangka penutup, dan tutup bak. Bagian terpenting adalah badan bak yang dibentuk dengan teknologi one-time injection molding. Bak inspeksi plastik merupakan produk ramah lingkungan yang dapat menghemat energi, air, dan material.
Tahan terhadap bahan kimia dan penuaan, umur pakai panjang.
Aman dan ramah lingkungan: Memiliki kekedapan dan sifat anti-bocor yang baik. Sambungan menggunakan gasket memastikan kekedapan tinggi sehingga mencegah pencemaran air tanah akibat kebocoran limbah. Material terbuat dari termoplastik yang tidak beracun, tidak berbau, dapat didaur ulang, ramah lingkungan, dan sesuai dengan kebijakan perlindungan lingkungan nasional.
Penyusutan merata, tahan tekanan: Sambungan gasket antara pipa dan badan bak memungkinkan pergerakan tanah di sekitarnya tetap seragam. Hal ini menyelesaikan masalah penyusutan tidak merata pada sambungan antara bak tradisional dengan pipa plastik, serta mencegah terjadinya keruntuhan tanah.
Instalasi mudah: Struktur perakitan terpisah dengan pipa vertikal yang dapat dipotong dan disesuaikan ketinggiannya, membuat produk ini fleksibel untuk berbagai kedalaman pemasangan. Dapat menekan biaya konstruksi, mempercepat progres, dan memperpendek masa proyek dengan efisiensi 10–20 kali lebih baik dibanding bak inspeksi tradisional. Selain itu, dapat digunakan dalam konstruksi all-water yang tidak bisa dilakukan pada bak bata atau beton.
Drainase efisien: Dinding bagian dalam halus dan dilengkapi saluran (lounder) yang dapat mengurangi penyumbatan akibat endapan kotoran. Kinerja drainase 1–3 kali lebih baik dibanding bak inspeksi tradisional.
Ringan, mudah diangkut dan dipasang: Memiliki kinerja andal, daya dukung kuat, serta kompatibel dengan berbagai kondisi. Tinggi pipa vertikal dapat disesuaikan, bahkan bisa dilubangi pada posisi manapun sesuai kebutuhan. Semua keunggulan ini membuat produk memenuhi seluruh persyaratan instalasi.
Biaya konstruksi dan perawatan rendah: Jauh lebih unggul dibanding bak inspeksi tradisional. Produk dapat didaur ulang serta memberikan manfaat sosial yang besar.
Hemat material: Dibuat dari resin polimer sebagai pengganti bata merah dan beton, sehingga dapat menghemat sumber daya tanah. Selain itu, spesifikasi yang digunakan di area bangunan lebih ringkas sehingga mengurangi ruang bawah tanah yang ditempati bak inspeksi.